Apa itu Self-Trade Prevention (STP)
Self-Trade Prevention adalah fitur yang mencegah pengguna melakukan jual beli dengan dirinya sendiri atau antara akun yang saling terkait. Tujuannya adalah untuk menjaga agar market tetap adil, harga tetap stabil, dan transaksi berjalan lancar.
Kapan STP Berlaku?
1. STP berlaku untuk semua jenis transaksi di CoinEx, termasuk Futures linier dan inverse, margin trading, dan spot trading.
2. Saat lelang di market spot berlangsung, mode STP tidak akan aktif. Jadi, jika kamu pasang order dengan mode STP saat lelang dibuka, STP tidak akan bekerja saat itu.
3. Transaksi antar akun yang saling terkait tidak diperbolehkan. Contohnya, jika akun utama A punya sub-akun A1 dan A2, maka jual beli antara A1 dan A2 tidak diizinkan.
- A dan A
- A1 dan A1
- A2 dan A2
Mode Self-Trade Prevention
Saat menempatkan pesanan lewat API, Anda bisa memilih mode STP (Self-Trading Prevention). Mode ini berlaku untuk semua jenis pesanan, baik Taker maupun Maker. Tapi kalau Anda menggunakan strategi, maka mode STP untuk pesanan Taker yang akan diprioritaskan.
Pilihan Mode STP:
- CT (Cancel Taker): Sisa pesanan Taker akan langsung dibatalkan.
- CM (Cancel Maker): Sisa pesanan Maker akan dibatalkan, tapi sisa Taker tetap aktif. Kalau pesanan Taker-nya limit, akan tetap tertunda sebagai pesanan limit.
- BOTH: Sisa pesanan Taker dan Maker akan langsung dibatalkan.
Batasan Waktu Efektif
Waktu efektif STP tergantung pada jenis pesanan:
1. FOK (Fill or Kill): Mode STP tidak berlaku untuk jenis pesanan ini.
2. IOC (Immediate or Cancel) & Post Only: STP hanya aktif jika kondisi IOC/MO dan STP terpenuhi sekaligus.
Cara Mengatur Mode STP untuk Pesanan
Gunakan kolom "stp_mode" saat mengirim pesanan lewat API—baik itu untuk pesanan tunggal, batch, atau penutupan posisi.
- Trading spot: api/v2/spot/order/http/put-order
- Trading futures: api/v2/futures/order/http/put-order
- Penutupan posisi: api/v2/futures/position/http/close-position
✏️ Pelajari lebih lanjut: Dokumentasi Antarmuka Pemrograman Aplikasi CoinEx >>