Bagaimana Cara Menganalisis Data Kontrak?
1. Open Interest dan Volume Trading
Open Interest: Total posisi dari semua market futures di seluruh platform dalam periode tertentu.
Volume Trading: Total jumlah/nilai kontrak yang ditradingkan di semua market futures selama periode yang sama.
Dengan membandingkan data open interest dan volume trading, kita dapat menilai dinamika likuidasi/penutupan posisi dari market saat ini. Jika volume trading naik sementara open interest menurun selama periode yang sama, ini menunjukkan bahwa sejumlah besar posisi telah ditutup atau dilikuidasi. Sebaliknya, ketika volume trading dan open interest naik secara bersamaan, ini menandakan aktivitas market yang kuat dalam membangun posisi baru.
2. Data Likuidasi
Saat trading futures, investor diharuskan mempertahankan persentase tertentu dari nilai posisi sebagai margin untuk menjaga posisi tetap terbuka, yang dikenal sebagai Maintenance Margin.
Likuidasi paksa terjadi ketika margin posisi jatuh di bawah level yang dipersyaratkan. Ini biasanya mencerminkan volatilitas market yang meningkat atau sentimen yang terlalu agresif.
3. Volume Taker Beli/Jual
Volume Taker Beli: Total volume order Beli yang diisi oleh Taker, yaitu volume arus masuk modal.
Volume Taker Jual: Total volume order Jual yang diisi oleh Taker, yaitu volume arus keluar modal.
Memahami volume beli/jual sangat penting untuk mengukur permintaan market dan tekanan penjualan. Volume beli yang besar menunjukkan sentimen bullish yang kuat di market, sementara volume jual yang tinggi menunjukkan sentimen bearish yang signifikan, dengan banyak trader yang melakukan short.
4. Rasio Long/Short Trader Individual (Posisi)
Setelah mengecualikan posisi yang dipegang oleh market maker, total nilai posisi long dan short di market futures selalu sama. Rasio Long/Short 150% berarti jumlah posisi long adalah 1,5 kali dari posisi short. Ini menunjukkan bahwa ada lebih sedikit individu (terutama trader institusional) di sisi short, tetapi ukuran posisi rata-rata per individu lebih besar. Sebaliknya, ada lebih banyak individu (terutama trader ritel) di sisi long, tetapi ukuran posisi rata-rata per individu lebih kecil.
5. Rata-rata Tingkat Basis
Rata-rata tingkat basis mengacu pada hasil numerik yang diperoleh dengan merata-ratakan tingkat basis dari semua pasangan kontrak perpetual di CoinEx setelah pembobotan. Pertama, tingkat basis untuk semua pasangan kontrak diberi bobot sesuai dengan open interest mereka, dan rata-rata tertimbang tingkat basis dihitung dengan membagi jumlah tingkat basis tertimbang untuk semua pasangan dengan jumlah open interest untuk semua pasangan.
Tingkat basis adalah indikator untuk menentukan tren harga market futures relatif terhadap market spot:
Tingkat basis positif dan meningkat menunjukkan premium yang lebih besar dari futures terhadap harga spot, menandakan sentimen bullish di market.
Tingkat basis negatif dan menurun menunjukkan diskon yang lebih besar dari futures terhadap harga spot, mencerminkan sentimen bearish di market.
6. Rata-rata Tingkat Pendanaan
Rata-rata Tingkat Pendanaan = Biaya Pendanaan Bersih / Total nilai posisi dari semua market Futures ketika biaya pendanaan dibebankan, di mana Biaya Pendanaan Bersih = Jumlah biaya pendanaan yang dibayarkan setiap kali di semua market Futures; lebih banyak long daripada short adalah positif, lebih banyak short daripada long adalah negatif, dihitung dalam USD.
Tingkat pendanaan adalah indikator untuk mengukur sentimen keseluruhan di market kontrak perpetual:
Tingkat pendanaan positif dan meningkat menunjukkan bahwa pemegang posisi long membayar pemegang posisi short, menunjukkan sentimen bullish di market.
Tingkat pendanaan negatif dan menurun menunjukkan bahwa pemegang posisi short membayar pemegang posisi long, mencerminkan sentimen bearish di market.
7. Rasio Long / Short (Akun)
Rasio Long / Short (Akun): Proporsi akun net long terhadap akun net short pada waktu tertentu.
Dengan Rasio Long / Short (Akun), kita dapat memahami kecenderungan Trading trader ritel dan investor institusional. Dalam Futures, total nilai posisi long dan short selalu sama. Rasio Long / Short 150% berarti jumlah akun long adalah 1,5 kali dari akun short, yang menunjukkan bahwa trader short terutama adalah investor institusional yang memegang posisi besar, sedangkan trader long sebagian besar adalah investor ritel dengan posisi kecil.
8. Rasio Long / Short Trader Teratas (Akun)
Rasio Long / Short Trader Teratas (Akun): Proporsi posisi net long terhadap posisi net short dari trader teratas di market ini.
Trader teratas mengacu pada 20% trader teratas dalam hal ukuran posisi di market saat ini, dan setiap akun dihitung sekali, terlepas dari ukuran posisi.
Dalam Trading Futures, trader teratas sering menunjukkan strategi yang disiplin dan sensitivitas market, membuat posisi mereka menjadi referensi yang berguna. Namun, beberapa trader teratas dan institusi mungkin menggunakan futures untuk melindungi nilai posisi spot. Oleh karena itu, kita masih perlu melakukan analisis secara independen.
Bagaimana Cara Melihat Data Kontrak?
1. Data Keseluruhan pada Market Trading Futures
Di halaman "Data Kontrak", Anda dapat memeriksa daftar market Futures, Peringkat Trader Futures, Promosi, Market populer, dan Data Kontrak.
- Web: Bilah navigasi > Futures > Data Kontrak
- Aplikasi: Aplikasi CoinEx > Futures > ikon [···] di pojok kanan atas > Tinjauan Futures
2. Data Trading pada Futures
Di halaman "Informasi Market", Anda dapat memeriksa Open Interest dan Volume Trading, Rasio Long/Short (Akun), Volume Taker Beli/Jual, dan Rasio Long/Short Trader Teratas (Akun).
- Web: Bilah navigasi > Futures > Informasi Market > Data Kontrak
- Aplikasi: Aplikasi CoinEx > Futures > ikon [···] di pojok kanan atas > Data Kontrak